Olimpiade Teknisi Komputer Jaringan TKJ

06 Januari 2018| Super Administrator| Tags:

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. - Q.S Al-Isra Ayat 36 ||

      Smk Informatika Pesat Patut berbangga diri karena sekolah ini mampu menembus babak final Olimpiade Jaringan Mikrotik-APJII 2017 di Yogyakarta 26/10/2017 mewakili Provinsi Jawa Barat. Lomba yang diwakili oleh M. Aliwafa dan Reka Novana tentunya membutuhkan persiapan yang matang. Unuk sampai ke tahap tersebut tidaklah mudah, mereka harus melewati beberapa tahap seleksi, mlai dari seleksi tahap sekolah, kota, hingga provinsi.
 
      Tahap penyisihan awal ditempuh melalui 2 tahap, tahap pertana mengerjakan soal dan tahap kedua Cerdas Cermat. Dalam lomba tersebut, terdapat 50 tim dari daerah Jabodetabek, Lampung, dan Banten. Dari 50 tim, hanya 9 tim yang berhasil masuk ke dalam tahap kedua, yaitu tahap Cerdas Cermat. 9 timini dibagi menjadi 3 kelompok, di mana masing-masing kelompok 3 tim. Masing-masing juara satu dari setiap kelompo akan lolos untuk masuk ke babak final di Yogyakarta, dan dewi fortuna keberuntungan berarah ke sekolah kita, tentunya sekolah menyambut positif kabar ini.
 
     Mengetahui tantangan di depan mata sangatlah kompetitif, Bapak Dedi Kiswanto, S.Komp. Selaku guru pembimbing mempersiapkan kedua peserta ini dengan matang. Satu bulan penuh mereka berlatih, waktu belajar tatap muka pun dialihkan untuk persiapan lomba. 
 
        Saat perlombaan di Yogyakarta, ada 18 tim dari 6 tempat penyisihan babak final untuk mewakili daerah mereka masing-masing. Pada saat pelaksanaan lomba, ada beberapa tahap yang harus mereka lewati agar bisa masuk ke grand final. Tahap pertama, mereka harus mengerjakan soal melalui perankat langsung (praktik). Tahap kedua dan ketiga juga sama, yaitu praktik. Di babak grand final akan diambil 3 tim yang paling cepat dan baik dalam pengerjaannya untuk masuk ke selekse buatberikutnya yakti Cerdas Cermat.
 
      Tahap demi tahap seleksi dilalui, namun saat seleksi di Yogya sang dewi fortuna  belum memihak sehingga sekolah kita belum mampu menembus sang juara. Namun, Ali dan Reka patut diacungi jempol atas partisipasinya dalam lomba bergengsi ini. Mengapa tidak? Untuk lolos ke final di Yogya pun mereka harus mampu mengalahkan berbagai SMK di Jawa Barat.
 
     Banyak pengalaman yang didapat oleh Ali dan Reka. "Kami jadi punya banyak teman baru, saling silaturahmi dan bisa dijadikan motivasi buat kita. Kita jadi bisa bagi-bagi ilmu dan pengalaman ke teman-teman di sekolah" Ujar Reka.

Tinggalkan Komentar

Apa Kata Alumni